hit
                counter
Badan Geologi - Pusat Air Tanah dan Geologi Lingkungan

Berita Badan Geologi Tampilkan Geowisata Sumatera Selatan Pada “the 7th Palembang Expo 2017”

Badan Geologi melalui Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) menampilkan informasi Geowisata Sumatera Selatan dalam pameran “The 7th Palembang Expo 2017”.  Pameran yang digelar oleh  Pemerintah Kota palembang bekerja sama dengan PT. Produta Promosindo ini dalam rangka memeriahkan HUT Kota Palembang ke-1334 dan menuju Asian Games 2018 serta Palembang Emas 2018. Acara yang berlangsung selama 5 hari (27-31/07/2017) tesebut mengusung tema “Pameran Produk/Jasa Unggulan Kerajinan dan Wisata Nusantara”.
PATGTL dalam pameran ini memberikan informasi pentingnya kegeologian dalam pembangunan wilayah. Salah satunya pengembangan geowisata di kawasan Sumatra Selatan. Menurut pakar Geopark, Oki Oktariadi, Peneliti PATGTL potensi geowisata di Sumatra Selatan cukup banyak dan variatif, diantaranya Danau Kaldera Ranau, Bukit Jempol Lahat, Air terjun Lematang,  Gunung Dempo, Dataran tinggi Pagaralam, Goa Putri, dan keragaman oxbow di Sungai Musi.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Pameran diadakan di Palembang Sport dan Convention Center (PSCC) jl. POM IX Palembang, Sumatra Selatan diikuti oleh Dinas dan Badan sektor publik Pemkot Palembang, Pemkab dan Pemkot se-Sumatra Selatan, Kementerian, Pemprov/Pemkot/Pemkab se-Indonesia, BUMN/BUMD dan mitra binaan, Pelaku usaha perdagangan, industri dan pariwisata, Asosiasi  organisasi/lembaga terkait, swasta nasional dan pelaku SDM.
Tujuan diselenggarakannya Palembang Expo tersebut untuk meningkatkan produksi Indonesia khususnya kerajinan, mensosialisasikan pembangunan dan potensi daerah kepada masyarakat, memberikan sarana rekreasi dan hiburan kepada masyarakat serta mempromosikan produk-produk dalam negeri dan meningkatkan daya saing masyarakat di pasar global.
Geowisata merupakan inovasi produk wisata yang sudah teruji meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat. Geowisata merupakan suatu bentuk pariwisata yang secara khusus memfokuskan pada “cerita” geologi dan lanskap yang membentuk karakter suatu wilayah.
Oki juga menambahkan, bahwa Kerajaan Sriwijaya sebagai kerajaan terkuat di pulau Sumatra juga  memberi banyak pengaruh pada budaya dan pembangunan wilayah di Sumatra Selatan. Pada masa Sriwijaya, kerajaan ini terdiri atas tiga zona utama- daerah ibukota muara yang berpusatkan Palembang, lembah Sungai Musi yang berfungsi sebagai daerah pendukung. Saat ini tata wilayah tersebut masih diadopsi, contohnya Palembang sebagai ibukota Sumatra Selatan dan daerah hulu sebagai daerah pendukung.
 
 
 
 
 
 
 
Namun pengembangan geowisata juga tidak dapat bekerja dan terbangun sendiri, dibutuhkan peran stakeholderdan shareholder untuk mendukung terwujudnya geowisata di Sumatra Selatan, khususnya Kota Palembang. Badan Geologi sebagai penyedia layanan informasi geologi sangat terbuka dengan data hasil penelitian dan penyelidikan. Hal ini bertujuan agar masyarakat sadar pentingnya memahami geologi sebelum akhirnya berinvenstasi. Harapan Badan Geologi dengan adanya Palembang Expo 2017, masyarakat dapat menggiatkan geowisata di Sumatra Selatan, agar kedepannya dapat memberikan nilai ekonomi pada masyarakat dan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan juga sebagai bagian dari upaya konservasi.